banner 728x250
Daerah  

Sidak Wabup Bojonegoro Bongkar Mandeknya Proyek Jembatan Ngablak, Audit Teknis dan Administratif

Bojonegoro — Wakil Bupati Bojonegoro, Nurul Azizah, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke proyek pembangunan jembatan di Desa Ngablak, Kecamatan Dander, Kamis (16/4/2026), menyusul adanya indikasi keterlambatan pekerjaan yang berdampak pada akses warga.

Sidak tersebut melibatkan tim lintas instansi, mulai dari pemerintah desa, unsur Kecamatan Dander, hingga organisasi perangkat daerah (OPD) strategis di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro. Hadir pula perwakilan dari Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga serta Inspektorat Kabupaten Bojonegoro bersama jajaran teknis terkait.

Dalam peninjauan langsung di lokasi, tim gabungan tidak hanya melakukan pemantauan, tetapi juga mengevaluasi progres proyek yang dinilai belum berjalan sesuai target. Keterlambatan pembangunan jembatan tersebut menjadi perhatian karena fungsinya sebagai akses vital masyarakat setempat.

Wakil Bupati menegaskan pentingnya akuntabilitas dalam proyek yang bersumber dari Bantuan Keuangan Khusus Desa (BKKD). Ia meminta seluruh pihak yang terlibat, baik pelaksana maupun pengawas, untuk menjelaskan secara terbuka penyebab keterlambatan.

“Perlu kejelasan di mana letak kendalanya, apakah pada tahap perencanaan, pelaksanaan, atau pengawasan. Semua harus disampaikan secara transparan,” ujarnya di hadapan tim.

Sebagai tindak lanjut, Dinas PU Bina Marga diminta segera melakukan audit teknis di lapangan, termasuk menilai kondisi konstruksi yang telah dikerjakan. Sementara itu, Inspektorat ditugaskan menelusuri aspek administratif guna memastikan tidak ada kelalaian prosedural dalam pelaksanaan proyek.

Langkah ini dipandang sebagai upaya pemerintah daerah untuk memastikan kualitas dan ketepatan waktu pembangunan infrastruktur desa. Selain itu, evaluasi menyeluruh diharapkan dapat menjadi dasar perbaikan dalam pelaksanaan proyek serupa ke depan.

Di sisi lain, warga yang berada di sekitar lokasi berharap sidak tersebut diikuti langkah konkret. Mereka menginginkan adanya kepastian jadwal penyelesaian, percepatan pekerjaan, serta tindakan tegas terhadap pihak yang terbukti lalai.

Publik kini menantikan hasil evaluasi tim gabungan tersebut, termasuk langkah lanjutan yang akan diambil pemerintah daerah untuk memastikan proyek jembatan di Desa Ngablak dapat segera diselesaikan dan kembali berfungsi optimal bagi masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *