banner 728x250
Daerah  

Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Sidoarjo Distribusikan Paket Buka Puasa bagi Korban Banjir Aceh Utara

ACEH UTARA – Ramadhan 1447 Hijriah menjadi bulan yang sarat makna bagi warga Gampoeng (Desa) Gunci, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara. Di tengah suasana ibadah, sebagian masyarakat setempat masih berjuang bangkit setelah banjir bandang yang melanda wilayah tersebut beberapa waktu lalu. Sejumlah keluarga hingga kini masih tinggal di tenda darurat sembari menunggu proses pemulihan dan pembangunan kembali hunian mereka.

Sebagai bentuk kepedulian, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sidoarjo menyalurkan ratusan paket buka puasa siap saji kepada para penyintas pada Minggu (1/3/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari program sosial bertajuk “Ramadhan Tangguh” yang digagas untuk membantu masyarakat terdampak bencana agar tetap dapat menjalankan ibadah puasa dengan layak.

 

Menjelang waktu berbuka, kendaraan logistik yang membawa paket makanan memasuki kawasan permukiman sementara. Para relawan yang mengenakan atribut oranye khas BAZNAS tampak sigap menurunkan dan membagikan paket makanan yang masih dalam kondisi hangat.


Warga, mulai dari orang tua hingga anak-anak, mengantre secara tertib di sekitar lokasi pembagian. Situasi berlangsung kondusif dengan dukungan relawan lokal yang membantu mengatur alur distribusi. Kehadiran tim dari luar daerah disambut hangat oleh masyarakat setempat.

Salah seorang relawan menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan amanah dari masyarakat Sidoarjo yang mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya untuk disalurkan kepada mereka yang membutuhkan. “Kami berharap bantuan ini dapat membantu meringankan kebutuhan berbuka puasa warga selama masa pemulihan,” ujarnya.

Program “Ramadhan Tangguh” tidak hanya berfokus pada penyaluran makanan, tetapi juga pada penguatan solidaritas sosial. Pelibatan relawan lokal menjadi langkah strategis untuk memastikan bantuan tepat sasaran sekaligus meningkatkan kapasitas masyarakat dalam pengelolaan bantuan kebencanaan.


Kehadiran bantuan dari luar Aceh dinilai memberi dampak positif secara psikologis. Warga merasa diperhatikan dan tidak sendiri dalam menghadapi masa sulit. Selain membantu kebutuhan harian, dukungan tersebut turut menumbuhkan semangat gotong royong dan kebersamaan di lingkungan pengungsian.

 

Sejumlah tokoh masyarakat setempat berharap sinergi antara lembaga sosial dan masyarakat lokal dapat terus berlanjut, terutama hingga proses rehabilitasi dan rekonstruksi hunian warga selesai dilakukan.

Distribusi paket buka puasa ini menjadi bagian dari rangkaian dukungan BAZNAS Sidoarjo selama bulan Ramadhan. Ke depan, lembaga tersebut berkomitmen untuk terus menyalurkan dana zakat secara transparan dan akuntabel, dengan prioritas kepada kelompok rentan dan korban bencana.

 

Di tengah berbagai keterbatasan, Ramadhan tetap menjadi momentum untuk memperkuat kepedulian dan kebersamaan. Bantuan yang disalurkan di Gampoeng Gunci bukan hanya soal makanan untuk berbuka, tetapi juga simbol solidaritas lintas daerah yang diharapkan mampu mempercepat pemulihan sosial dan ekonomi masyarakat terdampak banjir di Aceh Utara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *