
Sidoarjo – Minggu pagi (8/2/2026) menjadi momen penuh kemeriahan di kawasan Car Free Day Alun-Alun Sidoarjo. Ribuan warga yang memadati pusat kota untuk berolahraga dan menikmati akhir pekan disuguhi hiburan istimewa dari penampilan live Orkes Melayu Sang Jagad. Alunan musik dangdut yang enerjik langsung menyedot perhatian pengunjung dan mengubah suasana menjadi panggung hiburan rakyat yang semarak.
Sejak penampilan dimulai, kerumunan warga tampak antusias mendekati area pertunjukan. Dentuman irama musik yang khas berpadu dengan vokal para penyanyi berhasil menghidupkan suasana. Tidak sedikit pengunjung yang ikut berjoget dan bernyanyi bersama, menciptakan nuansa kebersamaan yang hangat di tengah aktivitas Car Free Day.
Di sela-sela acara, awak media berkesempatan mewawancarai Chandra Likayana, SPd, selaku pemilik sekaligus pimpinan Orkes Melayu Sang Jagad yang juga menjabat sebagai Bendahara Insan Dangdut Jawa Timur (IDJ). Dalam wawancaranya, Chandra mengungkapkan rasa bangga dan syukur atas kesempatan tampil di hadapan masyarakat Sidoarjo.
“Kami merasa terhormat bisa menghibur masyarakat di Car Free Day ini. Dangdut adalah musik yang dekat dengan rakyat, dan melalui penampilan ini kami ingin menghadirkan hiburan yang segar sekaligus melestarikan budaya musik dangdut agar tetap dicintai lintas generasi,” ujar Chandra

Ia menambahkan bahwa keterlibatan Orkes Melayu Sang Jagad dalam berbagai kegiatan publik merupakan bagian dari komitmen bersama Insan Dangdut Jawa Timur untuk terus mengangkat kualitas dan eksistensi musik dangdut di daerah. Menurutnya, ruang-ruang publik seperti Car Free Day menjadi media efektif untuk memperkenalkan karya para musisi lokal kepada masyarakat luas.
Awak media juga berbincang dengan Ketua Insan Dangdut Jawa Timur, Ayunda Goba Maksum. Ia menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat masyarakat terhadap penampilan Orkes Melayu Sang Jagad. Ayunda menilai tingginya antusiasme warga menunjukkan bahwa dangdut masih memiliki tempat istimewa di hati masyarakat.
“Dangdut adalah identitas musik rakyat yang mampu menyatukan berbagai lapisan masyarakat. Kami di IDJ akan terus mendorong kegiatan seni seperti ini agar menjadi hiburan yang positif, sehat, dan edukatif. Harapan kami, dangdut Jawa Timur semakin berkembang dan mampu melahirkan talenta-talenta baru,” tutur Ayunda.
Penampilan Orkes Melayu Sang Jagad tidak hanya menjadi tontonan hiburan, tetapi juga memperkuat interaksi sosial antarwarga. Keceriaan yang tercipta di area Car Free Day mencerminkan bagaimana musik mampu menjadi perekat kebersamaan dan menghadirkan energi positif bagi masyarakat.
Kegiatan ini sekaligus menegaskan bahwa Car Free Day Alun-Alun Sidoarjo bukan hanya ruang untuk berolahraga, tetapi juga panggung ekspresi seni dan budaya. Kehadiran Orkes Melayu Sang Jagad bersama Insan Dangdut Jawa Timur menjadi bukti nyata bahwa seni musik dangdut terus hidup, berkembang, dan mendapat tempat di tengah dinamika kehidupan masyarakat modern.
Dengan semangat pelestarian budaya dan dukungan komunitas seni, diharapkan pertunjukan serupa dapat terus digelar secara rutin. Selain menghibur, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat hubungan sosial sekaligus mengangkat potensi seni daerah yang menjadi kebanggaan masyarakat Sidoarjo.


