banner 728x250
Daerah  

Peternak Sapi Bangkalan Raup Berkah Jelang Idul Adha, Permintaan dari Sumatera Meningkat

BANGKALAN — Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, permintaan sapi kurban dari luar daerah mengalami peningkatan signifikan. Para peternak sapi di Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, bahkan kebanjiran pesanan dari wilayah Sumatera.

Salah satu peternak asal Desa Katol Timur, Kecamatan Kokop, Achmadi Jamil, mengungkapkan bahwa lonjakan permintaan mulai terasa sejak sekitar satu bulan terakhir. Hingga kini, sedikitnya 166 ekor sapi telah dikirim ke sejumlah daerah di Sumatera untuk memenuhi kebutuhan hewan kurban.

Menurut Jamil, sapi yang dikirim tidak hanya berasal dari kandangnya sendiri, melainkan hasil kerja sama dengan sejumlah peternak lain di sekitar wilayahnya.

“Total sudah tujuh truk fuso yang berangkat membawa sapi ke Sumatera,” ujar Jamil, Senin (11/5/2026).

Ia menjelaskan, setiap truk mampu mengangkut sekitar 23 hingga 25 ekor sapi dengan ukuran yang bervariasi. Seluruh sapi tersebut telah dipersiapkan khusus untuk kebutuhan kurban Idul Adha.

“Ukuran sapi memang berbeda-beda, tetapi semuanya sudah siap untuk kurban,” katanya.

Untuk mendistribusikan ratusan sapi tersebut, para peternak harus menyewa truk fuso dengan biaya sekitar Rp25 juta untuk sekali pengiriman. Biaya transportasi itu kemudian dibagi sesuai jumlah sapi yang diangkut dalam satu armada.

“Kalau satu truk berisi 25 ekor sapi, maka biaya pengiriman per ekor sekitar Rp1 juta,” jelasnya.

Jamil menambahkan, ongkos pengiriman tersebut turut diperhitungkan dalam harga jual sapi kepada pembeli. Akibatnya, harga sapi kurban mengalami kenaikan dibanding hari biasa.

Ia menyebutkan, harga sapi yang sebelumnya berada di kisaran Rp17 juta kini dapat mencapai Rp22 juta hingga Rp22,5 juta per ekor untuk pengiriman ke Sumatera.

“Kenaikan harga itu juga dipengaruhi biaya pengiriman dan tingginya permintaan menjelang Idul Adha,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *