banner 728x250
Daerah  

Polda Jatim Perkuat Budaya Anti Korupsi, Seluruh Jajaran Ikuti Pelatihan Integritas

SURABAYA – Polda Jawa Timur menegaskan komitmennya dalam memperkuat budaya integritas dan pencegahan korupsi di lingkungan kepolisian melalui kegiatan Pelatihan Tata Nilai, Penguatan Integritas, dan Anti Korupsi yang digelar di Gedung Mahameru, Selasa (12/5/2026).

Kegiatan yang diinisiasi Kortas Tipidkor Polri tersebut diikuti jajaran pejabat kepolisian mulai dari Kapolres, Wakapolres, Kapolsek, Kasatfung hingga Kasubdit dari seluruh wilayah hukum Polda Jawa Timur.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Jatim, Roy Hutton Marulamrata Sihombing, mengatakan pelatihan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat nilai integritas di tubuh Polri, khususnya bagi personel yang memiliki tugas dalam penegakan hukum.

Menurutnya, penguatan budaya anti korupsi perlu terus ditanamkan kepada seluruh anggota kepolisian agar tercipta institusi yang profesional, bersih, dan dipercaya masyarakat.

“Budaya anti korupsi harus menjadi bagian dari karakter setiap insan Bhayangkara, terlebih Polri memiliki tanggung jawab dalam penanganan tindak pidana korupsi,” ujarnya.

Ia menambahkan, pembangunan institusi yang berintegritas membutuhkan komitmen bersama dari seluruh personel kepolisian di semua tingkatan.

Dalam pelaksanaan pelatihan tersebut, Polda Jatim juga menghadirkan pejabat utama dan jajaran kepolisian daerah sebagai bentuk keseriusan memperkuat tata kelola organisasi yang transparan dan akuntabel.

Selain penguatan integritas, peserta juga diingatkan mengenai pentingnya semangat “Jogo Jatim” dalam menjalankan tugas pelayanan dan pengamanan masyarakat.

Menurut Kombes Roy, semangat tersebut tidak hanya menjadi slogan, melainkan bentuk tanggung jawab kepolisian dalam menjaga stabilitas keamanan, mendukung pertumbuhan ekonomi, serta menciptakan iklim investasi yang kondusif di Jawa Timur.

Melalui pelatihan ini, diharapkan seluruh peserta dapat menerapkan nilai-nilai integritas di lingkungan kerja masing-masing serta menularkannya kepada anggota lainnya guna memperkuat profesionalisme Polri di wilayah Jawa Timur.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *