banner 728x250
Daerah  

Kebersamaan dan Penguatan Solidaritas, Tim Ababil Satoe Gelar Gathering Dua Hari di Trawas Mojokerto

Sindikat, i  news site PT media group globalindo – Trawas menjadi saksi berlangsungnya kegiatan kebersamaan dan penguatan solidaritas yang digelar oleh komunitas Tim Ababil Satoe pada tanggal 16 hingga 17 Mei 2026. Kegiatan yang dipimpin langsung oleh founder sekaligus Ketua Tim Ababil Satoe, Hj. Nita Kartikasari tersebut berlangsung hangat, penuh semangat kekeluargaan, serta diikuti oleh anggota dan simpatisan dari berbagai daerah di Jawa Timu

Selama dua hari pelaksanaan, kegiatan tidak hanya diisi dengan agenda hiburan dan rekreasi semata, tetapi juga menjadi momentum mempererat hubungan antaranggota, membangun komunikasi yang lebih solid, serta memperkuat semangat kebersamaan di tengah dinamika kehidupan sosial masyarakat saat ini.

Sejak pagi hari pada Sabtu, 16 Mei 2026, para peserta mulai berdatangan menuju kawasan wisata pegunungan di Trawas yang dikenal memiliki udara sejuk dan panorama alam yang asri. Kehadiran peserta disambut antusias oleh panitia pelaksana yang telah mempersiapkan rangkaian kegiatan secara matang. Suasana akrab langsung terasa ketika anggota dari berbagai latar belakang saling berinteraksi dan berbaur tanpa sekat.

Dalam sambutannya, Hj. Nita Kartikasari menyampaikan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar agenda rutin organisasi, melainkan menjadi wadah memperkuat rasa persaudaraan serta mempererat tali silaturahmi antaranggota Tim Ababil Satoe. Menurutnya, kebersamaan menjadi fondasi penting dalam menjaga kekompakan komunitas agar tetap solid dan mampu memberikan dampak positif di lingkungan sekitar.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga komunikasi, saling mendukung, serta membangun semangat gotong royong di tengah perkembangan zaman yang semakin dinamis. Dalam suasana santai namun penuh makna, Hj. Nita mengajak seluruh anggota untuk terus menjaga kekeluargaan yang selama ini telah terbina dengan baik.

Kebersamaan seperti ini sangat penting agar hubungan antaranggota tidak hanya terjalin saat ada kegiatan formal saja, tetapi juga tumbuh menjadi keluarga besar yang saling mendukung,” ujarnya di hadapan peserta gathering.

Rangkaian acara hari pertama diisi dengan berbagai kegiatan kebersamaan, mulai dari perkenalan anggota, diskusi ringan mengenai penguatan organisasi, sesi motivasi, hiburan, hingga permainan kelompok yang bertujuan membangun kerja sama tim. Gelak tawa dan suasana penuh keakraban tampak menghiasi setiap sesi kegiatan.

Selain itu, panitia juga menghadirkan agenda refleksi malam yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Pada sesi tersebut, beberapa anggota menyampaikan pengalaman, harapan, serta pandangan mereka mengenai perjalanan komunitas Tim Ababil Satoe selama ini. Tidak sedikit peserta yang mengaku merasa lebih dekat dan semakin mengenal satu sama lain setelah mengikuti kegiatan tersebut.

Memasuki hari kedua pada Minggu, 17 Mei 2026, kegiatan dilanjutkan dengan senam pagi bersama dan agenda wisata alam di sekitar kawasan Trawas. Para peserta memanfaatkan momen tersebut untuk menikmati suasana pegunungan sambil mempererat hubungan antarpeserta melalui interaksi yang lebih santai.

Dalam kegiatan tersebut, panitia juga memberikan ruang bagi anggota untuk menyampaikan masukan dan evaluasi terkait pengembangan komunitas ke depan. Langkah itu dinilai penting sebagai bentuk keterbukaan organisasi dalam mendengarkan aspirasi seluruh anggota.

Sejumlah peserta mengapresiasi pelaksanaan gathering tersebut karena dinilai mampu menghadirkan suasana positif dan memperkuat rasa persaudaraan. Mereka berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkala agar hubungan antaranggota semakin erat.

Meski berlangsung dalam suasana santai dan penuh hiburan, kegiatan tetap menonjolkan nilai kebersamaan, kedisiplinan, serta rasa saling menghormati antaranggota. Hal itu terlihat dari keterlibatan seluruh peserta dalam setiap agenda yang telah disusun panitia.

Kegiatan gathering Tim Ababil Satoe di Trawas Mojokerto akhirnya ditutup dengan sesi foto bersama dan penyampaian pesan kebersamaan dari Hj. Nita Kartikasari kepada seluruh anggota. Dalam penutupannya, ia berharap semangat persaudaraan yang telah terbangun selama kegiatan dapat terus dijaga dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan berakhirnya kegiatan tersebut, Tim Ababil Satoe menunjukkan bahwa sebuah komunitas tidak hanya dibangun melalui aktivitas formal, tetapi juga melalui kedekatan emosional, komunikasi yang baik, dan semangat kebersamaan yang terus dirawat dari waktu ke waktu.

(RED) TEGUH)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *