
SIDOARJO – Kabupaten Sidoarjo, yang dikenal sebagai Kota Delta, pada Jumat (31/1/2026) memperingati Hari Jadi ke-167 dengan berbagai rangkaian kegiatan dan refleksi terhadap perjalanan panjang daerah. Momentum bersejarah ini menjadi saat tepat bagi pemerintah dan masyarakat untuk menilai pencapaian, menghadapi tantangan, serta merancang masa depan yang lebih baik bagi seluruh warga.
Dalam kesempatan tersebut, Dr.dr. Andre Yulius menyampaikan ucapan selamat sekaligus harapan besar bagi kemajuan Sidoarjo. “Selamat Hari Jadi Kabupaten Sidoarjo ke-167. Semoga Sidoarjo semakin maju, adil, dan sejahtera, dengan pembangunan yang benar-benar berpihak pada kepentingan rakyat,” ujarnya dengan penuh keyakinan.
Menurut Dr.dr. Andre, usia 167 tahun bukan sekadar angka, melainkan bukti ketangguhan Sidoarjo dalam menghadapi dinamika sosial, tantangan ekonomi, hingga perubahan global. Semua itu menuntut kepemimpinan yang visioner dan keberpihakan yang jelas kepada masyarakat, terutama yang selama ini menjadi kelompok rentan.
Pembangunan daerah harus diarahkan untuk memperkuat pelayanan publik, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan memastikan hak-hak rakyat terlindungi,” tegasnya. Ia menambahkan bahwa nilai gotong royong, sebagai jati diri Sidoarjo, harus terus dijaga dan dijadikan fondasi setiap langkah pembangunan.
Dr.dr. Andre menekankan bahwa peringatan Harjasda bukan sekadar seremoni, tetapi pengingat bahwa Sidoarjo dibangun dari, oleh, dan untuk rakyat. Semua elemen masyarakat, termasuk pemerintah, harus berjalan seiring agar kemajuan yang dicapai tidak meninggalkan siapa pun. “Harjasda ke-167 ini harus menjadi momentum bagi kita semua untuk semakin bersatu dan bekerja sama demi masa depan Sidoarjo yang lebih baik,” ujarnya.

Selain pesan pembangunan dan persatuan, Dr.dr. Andre juga mengajak warga Sidoarjo untuk menjadikan hari jadi ini sebagai momentum refleksi dan perencanaan. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, swasta, dan masyarakat agar setiap kebijakan benar-benar mampu meningkatkan kualitas hidup warga, mengurangi kesenjangan sosial, serta memperkuat kemandirian ekonomi lokal.
Rangkaian peringatan Harjasda ke-167 ini tidak hanya menampilkan berbagai kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi ajang untuk meneguhkan identitas Sidoarjo sebagai Kota Delta yang tangguh, inklusif, dan gotong royong. Dari sejarah panjang hingga rencana pembangunan ke depan, pesan utama yang ingin disampaikan adalah bahwa kemajuan hanya akan bermakna jika tidak ada warga yang tertinggal.
Dr.dr. Andre Yulius menutup pernyataannya dengan seruan agar seluruh masyarakat bersatu dan berkomitmen bersama, menjaga persatuan, serta terus berpartisipasi aktif dalam membangun Sidoarjo yang berdaulat, bermartabat, dan berkeadilan sosial. Harjasda ke-167 menjadi pengingat bahwa Sidoarjo, meski telah berusia lebih dari satu setengah abad, tetap dinamis, adaptif, dan penuh semangat untuk maju ke depan.


