banner 728x250
Daerah  

Rencana Jalur Lingkar Selatan Bojonegoro Picu Kenaikan Harga Tanah, Warga Diminta Waspada

 

Bojonegoro — Rencana Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro untuk membangun Jalur Lingkar Selatan (JLS) atau ring road pada tahun depan mulai memberikan dampak terhadap dinamika harga tanah di wilayah yang diproyeksikan menjadi lintasan proyek tersebut.

Sejumlah titik yang disebut-sebut akan dilalui pembangunan infrastruktur itu dilaporkan mengalami kenaikan harga tanah secara bertahap. Kondisi ini dinilai sebagai respons pasar terhadap rencana proyek strategis yang berpotensi meningkatkan nilai ekonomi kawasan.

Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Bojonegoro, Sukur Priyanto, menyampaikan bahwa fenomena kenaikan harga tanah menjelang pembangunan proyek besar merupakan hal yang umum terjadi. Namun demikian, ia mengingatkan masyarakat untuk tetap berhati-hati terhadap potensi praktik yang merugikan.

Menurutnya, warga perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai bentuk penawaran yang tidak wajar, terutama yang datang secara tiba-tiba dengan harga tinggi. Ia menilai, situasi seperti ini berpotensi dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

“Perlu kehati-hatian dalam setiap transaksi. Pastikan seluruh dokumen dan proses dilakukan secara transparan dan sesuai aturan yang berlaku,” ujarnya.

Ia juga mengimbau agar masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum jelas kebenarannya, serta selalu melakukan verifikasi sebelum mengambil keputusan terkait penjualan atau pembelian tanah.

Pemerintah daerah diharapkan turut aktif memberikan sosialisasi kepada masyarakat guna meminimalisasi potensi kesalahpahaman maupun sengketa di kemudian hari, seiring dengan bergulirnya rencana pembangunan Jalur Lingkar Selatan tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *