banner 728x250
Daerah  

Wapanglima TNI dan Menkop RI Tinjau Koperasi Merah Putih di Bojonegoro, 85 Gerai Siap Beroperasi

BOJONEGORO – Kunjungan kerja Wakil Panglima TNI, Tandyo Budi Revita, bersama Menteri Koperasi RI, Ferry Juliantoro, ke Desa Ngampel, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro, menjadi penanda keseriusan pemerintah dalam mempercepat pengoperasian program Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP), Selasa (12/5/2026).

Kunjungan tersebut turut didampingi Dandim 0813 Bojonegoro Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto bersama jajaran Forkopimda dan sejumlah pejabat TNI serta pemerintah pusat. Peninjauan difokuskan pada kesiapan sarana, sistem operasional, hingga dukungan distribusi menjelang peluncuran nasional ribuan gerai koperasi desa pada 16 Mei 2026 mendatang.

Dalam keterangannya, Dandim 0813 Bojonegoro menyebutkan bahwa Kabupaten Bojonegoro menjadi salah satu daerah prioritas dengan total 85 titik gerai KDKMP yang dipersiapkan untuk langsung beroperasi setelah peresmian.

“Sebanyak 85 gerai KDKMP di Bojonegoro dipastikan siap menjalankan aktivitas usaha. Tahap awal difokuskan pada sektor retail dan minimarket desa, kemudian akan berkembang ke distribusi pupuk hingga layanan simpan pinjam,” ujarnya.

Program tersebut diproyeksikan menjadi penggerak ekonomi berbasis desa dengan melibatkan tenaga lokal yang telah mendapatkan pelatihan dan peningkatan kapasitas. Setiap unit koperasi nantinya akan diisi oleh 18 personel, mulai dari manajer, tenaga ahli pangan, hingga pekerja lokal.

Sementara itu, Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita menegaskan bahwa pemerintah ingin memastikan seluruh gerai koperasi dapat berjalan tanpa hambatan teknis saat peluncuran nasional nanti.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan pelaksana lapangan agar distribusi kebutuhan masyarakat berjalan lancar. Menurutnya, KDKMP tidak hanya menjadi pusat perdagangan desa, tetapi juga ruang pengembangan produk UMKM lokal agar mampu masuk ke pasar yang lebih luas melalui dukungan teknologi digital dan sistem e-commerce.

“Orientasinya adalah memastikan operasional berjalan lancar sejak hari pertama. Jika ditemukan kendala distribusi maupun teknis, akan didorong penyelesaiannya secara terintegrasi dari pusat hingga daerah,” tegasnya.

Selain meninjau lokasi koperasi, agenda kunjungan juga diisi paparan strategis dari sejumlah Komandan Kodim di wilayah perbatasan Jawa Timur dan Jawa Tengah terkait kondisi teritorial, keamanan wilayah, hingga penguatan koordinasi antar daerah.

Kunjungan kerja ini menjadi bagian dari penguatan kolaborasi antara pemerintah pusat, TNI, dan pemerintah daerah dalam mendukung program Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih yang masuk dalam agenda penguatan ekonomi kerakyatan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *