banner 728x250
Daerah  

Kedewan Bersiap Mendunia, Paket Wisata “KAGET” Jadi Magnet Baru Pariwisata Bojonegoro

Bojonegoro – Kecamatan Kedewan, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, kini tengah menjadi pusat perhatian menjelang dua agenda besar yang dinilai mampu mengangkat potensi daerah ke level internasional. Selain persiapan penilaian UNESCO Global Geopark, wilayah ini juga bersiap meluncurkan paket wisata terpadu bertajuk Kedewan KAGET atau Kedewan Geopark Trip.

Program wisata berbasis petualangan tersebut dijadwalkan resmi diluncurkan pada Sabtu, 30 Mei 2026. Kegiatan itu rencananya akan dihadiri langsung oleh Bupati Bojonegoro Setyo Wahono bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Ketua Pokdarwis Kecamatan Kedewan, Kang Priyo, mengatakan bahwa konsep wisata yang diusung menawarkan pengalaman berbeda melalui jalur Jeep Adventure yang memadukan panorama alam, kawasan geopark, hingga nuansa pedesaan khas Kedewan.

“Dunia ini bagaikan sebuah buku, dan mereka yang tidak pernah bepergian hanya membaca satu halaman saja,” ujar Kang Priyo saat menyampaikan semangat pengembangan wisata Kedewan.

Ia menjelaskan, rute wisata akan dimulai dari kawasan Agroforestri Dangilo menuju Kampung Tumo, lalu melintasi Bukit Mayang Ngantru hingga Rumah Singgah Wonocolo. Perjalanan dilanjutkan ke Gardu Pandang Texas Wonocolo, menuruni Bukit Jolayaran, melewati hutan jati Kedewan, dan kembali ke titik awal.

Menurutnya, meski Kedewan tidak memiliki wisata pantai maupun pegunungan tinggi, daerah tersebut menyimpan kekayaan alam yang dinilai mampu menarik wisatawan lokal hingga mancanegara.

“Kami memiliki hutan, perbukitan, dan suasana alam yang masih asri. Ini menjadi potensi besar yang layak dikenalkan lebih luas,” katanya.

Tak hanya menawarkan wisata alam, Pokdarwis Kedewan bersama pelaku UMKM juga menyiapkan berbagai kuliner khas daerah sebagai bagian dari pengalaman wisata. Beberapa menu unggulan yang akan diperkenalkan antara lain sego gulung opor ayam, jangan kluwek, sambal teri, es alpukat ganja, hingga dawet ireng.

Kang Priyo menilai sinergi antara sektor wisata dan UMKM menjadi langkah penting untuk membangun ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal.

Sementara itu, Camat Kedewan Mudlofir menyebut program “KAGET” merupakan simbol harapan bersama dalam mendorong Bojonegoro menjadi daerah yang memiliki daya tarik wisata unggulan.

“KAGET adalah bentuk mimpi bersama untuk mewujudkan Bojonegoro yang membanggakan dari sektor pariwisata,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya pemetaan potensi wisata melalui kajian investasi dan pengembangan kawasan agar sektor pariwisata dapat menjadi alternatif penggerak ekonomi di tengah menurunnya sektor minyak dan gas di Bojonegoro.

“Mari peduli wisata sebagai peluang masa depan daerah,” tambahnya.

Dengan perpaduan wisata alam, budaya lokal, dan kuliner khas, Kedewan kini mulai menata diri menjadi salah satu destinasi unggulan baru di Bojonegoro yang siap memberikan pengalaman berbeda bagi para wisatawan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *