banner 728x250
Daerah  

Dramatis, Sopir Terjepit Dievakuasi Usai Dua Truk Bertabrakan di Desa Ngale, Ngawi

Peristiwa kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dua unit truk terjadi di Desa Ngale, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi, pada Kamis (26/2). Insiden tersebut sempat menyita perhatian warga sekitar karena salah satu sopir terjebak di dalam kabin kendaraan yang ringsek parah setelah menghantam pohon di tepi jalan.

Menurut informasi yang dihimpun dari lokasi kejadian, benturan terjadi di ruas jalan yang kerap dilalui kendaraan angkutan barang. Suara tabrakan yang cukup keras membuat warga sekitar berhamburan keluar rumah untuk melihat situasi. Salah satu truk tampak mengalami kerusakan paling serius di bagian depan. Kabinnya hancur dan terlipat ke dalam, membuat ruang kemudi menyempit drastis.

Diduga setelah benturan awal dengan truk lain, kendaraan tersebut kehilangan kendali dan melaju ke sisi jalan hingga akhirnya menabrak pohon. Dampak tabrakan membuat bagian setir dan dashboard terdorong ke arah kursi pengemudi. Sopir pun terjepit di dalam kabin dan tidak dapat keluar dengan sendirinya.


Sejumlah warga yang lebih dulu tiba berupaya memberikan pertolongan. Namun, kondisi kabin yang ringsek dan struktur logam yang menghimpit tubuh korban membuat evakuasi tidak bisa dilakukan secara manual. Petugas kepolisian dan tim penyelamat yang datang ke lokasi segera mengamankan area dan mengatur arus lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan panjang maupun risiko kecelakaan susulan.

Melihat tingkat kerusakan kendaraan, petugas memutuskan untuk mendatangkan truk derek guna membantu proses evakuasi. Langkah ini diambil karena satu-satunya cara untuk membebaskan korban adalah dengan merenggangkan kembali bagian kabin yang terlipat. Operator derek menarik bagian depan truk secara perlahan dan terukur, sementara petugas lain memantau posisi korban agar tidak mengalami cedera tambahan.

Proses penyelamatan berlangsung menegangkan dan memakan waktu kurang lebih tiga puluh menit. Setiap tarikan dilakukan dengan penuh kehati-hatian untuk menciptakan celah yang cukup bagi petugas medis menjangkau korban. Warga yang menyaksikan tampak cemas, namun tetap menjaga jarak demi memberi ruang bagi tim evakuasi bekerja.

 

Akhirnya, setelah upaya yang cukup melelahkan, sopir berhasil dikeluarkan dari dalam kabin. Korban dalam kondisi sadar, namun mengalami luka pada bagian kaki akibat tekanan keras saat benturan terjadi. Petugas medis yang telah bersiaga langsung memberikan pertolongan pertama di lokasi sebelum membawa korban ke RS At-Tin Husada untuk mendapatkan perawatan medis intensif.

Sementara itu, pengemudi truk lainnya dilaporkan selamat dengan luka ringan. Ia telah dimintai keterangan oleh aparat kepolisian untuk membantu proses penyelidikan. Hingga saat ini, penyebab pasti kecelakaan masih dalam penyelidikan pihak berwenang. Polisi masih mendalami berbagai kemungkinan, termasuk faktor kelalaian manusia, kondisi kendaraan, maupun situasi jalan saat kejadian.

Peristiwa ini menjadi pengingat akan pentingnya kewaspadaan dan kehati-hatian dalam berkendara, terutama bagi pengemudi kendaraan berat yang memiliki risiko tinggi saat terjadi benturan. Aparat juga mengimbau para pengguna jalan untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas dan memastikan kendaraan dalam kondisi layak sebelum digunakan.

Setelah proses evakuasi selesai dan kendaraan yang terlibat diamankan untuk kepentingan penyelidikan, arus lalu lintas di sekitar lokasi berangsur normal. Meski situasi telah kembali kondusif, kejadian tersebut meninggalkan kesan mendalam bagi warga Desa Ngale yang menyaksikan langsung dramatisnya upaya penyelamatan seorang sopir dari balik kabin truk yang ringsek parah.

(RED) relawan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *