banner 728x250
Daerah  

Insan Dangdut Jawa Timur Resmi Dideklarasikan di GOR Sidoarjo, Warnai Bazar Ramadan dengan Aksi Sosial

Pada Jumat, 13 Maret 2026, GOR Sidoarjo, Jawa Timur menjadi tempat berlangsungnya deklarasi sebuah organisasi baru yang ditujukan bagi para pelaku seni musik dangdut di Jawa Timur. Kegiatan ini diselenggarakan bertepatan dengan Bazar Ramadan, yang menampilkan berbagai kegiatan sosial, budaya, dan hiburan, serta menjadi wadah untuk mempertemukan beragam lapisan masyarakat. Acara ini menghadirkan suasana hangat dan kekeluargaan, sekaligus menguatkan semangat kebersamaan menjelang bulan suci Ramadan.

Organisasi yang dibentuk diberi nama Insan Dangdut Jawa Timur (IDJ). Lembaga ini hadir untuk menyatukan penyanyi, musisi, dan penggemar musik dangdut di provinsi tersebut, sekaligus menjadi platform untuk pengembangan bakat, kreativitas, dan profesionalisme dalam dunia musik. Pembentukan IDJ diinisiasi oleh Hj. Raden Ayu Sri Setyo Pertiwi, tokoh yang aktif dalam mendukung pengembangan seni dan budaya lokal, sementara kepemimpinan organisasi dipercayakan kepada Ayunda Goba Maksum sebagai Ketua pertama.

Deklarasi IDJ berlangsung dengan rangkaian prosesi simbolis yang sarat makna. Pemotongan tumpeng dan penyerahan bendera organisasi menjadi momen penting yang menandai komitmen bersama untuk mengembangkan musik dangdut secara profesional. Acara tersebut juga diisi dengan pertunjukan musik yang menampilkan para musisi lokal, memberikan hiburan sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dalam komunitas.

Selain menitikberatkan pada pengembangan seni dan budaya, kegiatan ini juga diwarnai dengan aksi sosial yang menyentuh masyarakat. Panitia bersama perwakilan BAZNAS Kabupaten Sidoarjo menyerahkan santunan kepada anak-anak yatim piatu secara simbolis. Hal ini menunjukkan bahwa IDJ tidak hanya hadir sebagai komunitas seni, tetapi juga ingin berperan aktif dalam kegiatan kemanusiaan, mengedepankan kepedulian sosial bagi masyarakat luas.

Para pendiri dan pengurus IDJ berharap organisasi ini dapat menjadi wadah yang tidak hanya menyatukan pelaku dangdut, tetapi juga menjadi sarana kolaborasi untuk berbagai kegiatan positif. Selain seni, IDJ diarahkan untuk mendukung program pendidikan, pemberdayaan komunitas, dan pengembangan budaya lokal. Melalui pendekatan yang holistik ini, diharapkan IDJ dapat memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat Jawa Timur, sekaligus mendorong generasi muda untuk lebih mencintai dan melestarikan musik dangdut sebagai bagian dari identitas budaya daerah.

Deklarasi ini menandai awal perjalanan IDJ dalam memperkuat jaringan komunitas dangdut di Jawa Timur, mendorong kolaborasi kreatif, dan memadukan kegiatan hiburan dengan aksi sosial yang bermanfaat. Momentum ini juga menjadi simbol bahwa musik dangdut tidak hanya hiburan semata, tetapi juga bisa menjadi media pembelajaran, pengembangan kreativitas, dan sarana pemberdayaan masyarakat di masa mendatang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *