banner 728x250
Daerah  

Siswa SMK Wahid Hasyim Berbagi Puluhan Paket Sembako kepada Warga Kurang Mampu di Desa Jipo

Bojonegoro, —Siswa-siswi SMK Wahid Hasyim menggelar kegiatan bakti sosial dengan menyalurkan puluhan paket sembako kepada masyarakat kurang mampu di lingkungan sekolah yang berada di Desa Jipo dan Sekitarnya, Kecamatan Kepohbaru, Kabupaten Bojonegoro.

Kegiatan sosial tersebut dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat sekitar sekaligus untuk menanamkan nilai empati dan solidaritas di kalangan siswa. pada Kamis (12/3/2026)

Penyaluran bantuan dilakukan oleh perwakilan guru bersama pengurus Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) yang secara langsung menyerahkan paket sembako kepada warga penerima.

Kepala SMK Wahid Hasyim, Riza Nur Aida, S.Sos, menyampaikan bahwa kegiatan berbagi ini merupakan bagian dari upaya sekolah dalam membentuk karakter siswa agar tidak hanya berprestasi secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap kondisi sosial di sekitarnya.

“Melalui kegiatan ini kami ingin menanamkan nilai kepedulian sosial kepada siswa-siswi agar mereka terbiasa untuk berbagi dan membantu sesama, terutama kepada masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.

Sementara itu, M. Alfiyan Mubarok, S.T. selaku penanggung jawab kegiatan menjelaskan bahwa kegiatan pembagian sembako ini juga menjadi sarana pembelajaran sosial bagi para siswa.

Menurutnya, keterlibatan siswa dalam kegiatan sosial dapat memberikan pengalaman langsung dalam memahami kondisi masyarakat serta menumbuhkan rasa tanggung jawab sosial sejak dini.

“Kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan rasa kepedulian dan semangat berbagi di kalangan siswa, sehingga mereka tidak hanya fokus pada pembelajaran di dalam kelas, tetapi juga memiliki kepekaan terhadap lingkungan sosial,” jelasnya.

Kegiatan tersebut juga mendapat sambutan positif dari masyarakat penerima bantuan. Warga mengaku terbantu dengan adanya pembagian paket sembako yang diberikan oleh pihak sekolah.

Melalui kegiatan bakti sosial ini, pihak sekolah berharap hubungan antara sekolah dan masyarakat dapat semakin erat serta mampu memperkuat nilai-nilai kemanusiaan, kepedulian sosial, dan semangat gotong royong di lingkungan sekitar.

(Alfiyan S.T.)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *