
Sindikat,i news site PT gruob globalindo jaya indonesia – BPBD Kota Medan melalui Tim Reaksi Cepat (TRC) melakukan pemantauan langsung terhadap kondisi banjir rob di wilayah Kecamatan Medan Belawan pada Minggu (22/3/2026) siang. Kegiatan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya mitigasi dan respons dini terhadap potensi dampak pasang air laut yang kerap terjadi di kawasan pesisir tersebut.
Pemantauan yang berlangsung pada pukul 14.45 hingga 15.25 WIB itu menunjukkan bahwa kondisi banjir rob di sejumlah titik masih bervariasi. Beberapa ruas jalan terpantau dalam kondisi normal tanpa genangan, sementara titik lainnya mengalami kenaikan air dengan ketinggian berbeda.
Di Jalan Pulau Sicanang, Kelurahan Belawan Sicanang, kondisi terpantau aman tanpa adanya kenaikan air di badan jalan. Hal yang sama juga terlihat di Jalan Pulau Rupat, Kelurahan Belawan Bahari, serta Jalan Cimanuk di Kelurahan Belawan II, di mana aktivitas masyarakat masih berjalan normal tanpa gangguan berarti.
Namun demikian, genangan air mulai terlihat di beberapa lokasi lainnya. Di Jalan Paus, Kelurahan Belawan Bahagia, ketinggian air mencapai sekitar 10 cm. Kondisi serupa juga terjadi di Jalan Kampar, Kelurahan Belawan I, dengan ketinggian air yang sama. Sementara itu, genangan paling tinggi tercatat di Jalan Besar Bagan Deli, Kelurahan Bagan Deli, dengan ketinggian air mencapai 20 cm.

Meski genangan tersebut belum tergolong parah, kondisi ini tetap menjadi perhatian mengingat potensi peningkatan air laut sewaktu-waktu dapat terjadi, terutama jika dipengaruhi oleh faktor cuaca dan pasang maksimum. Kenaikan air di ruas jalan juga berpotensi menghambat mobilitas warga serta aktivitas ekonomi di kawasan pesisir.
Dalam menghadapi situasi tersebut, BPBD Kota Medan telah melakukan sejumlah langkah antisipatif. Selain melakukan pemantauan dan monitoring secara langsung di lapangan, tim juga menjalin koordinasi dengan pihak kecamatan dan kelurahan setempat untuk memastikan kesiapsiagaan di tingkat wilayah.
BPBD juga secara aktif memantau perkembangan cuaca melalui data dari BMKG guna mengantisipasi kemungkinan terjadinya kenaikan air yang lebih tinggi. Informasi cuaca ini menjadi dasar penting dalam menentukan langkah mitigasi serta memberikan peringatan dini kepada masyarakat.
Di sisi lain, masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi banjir rob susulan. Warga yang tinggal di wilayah rawan diminta untuk segera melaporkan kepada aparat setempat apabila terjadi peningkatan debit air, sehingga penanganan dapat dilakukan dengan cepat dan tepat.
Secara umum, kondisi banjir rob di Medan Belawan pada hari tersebut masih dalam kategori ringan hingga sedang dan belum menimbulkan dampak signifikan. Namun demikian, kewaspadaan tetap diperlukan mengingat karakteristik wilayah pesisir yang rentan terhadap perubahan kondisi air laut.
BPBD Kota Medan memastikan akan terus melakukan pemantauan berkala dan memberikan informasi terkini kepada masyarakat sebagai bentuk komitmen dalam upaya pengurangan risiko bencana serta perlindungan terhadap warga di kawasan pesisir.


